Bab 518. Kami Setuju
“Puas kamu tertawa?”
“Habisnya kamu ini lucu, Mel. Sudah kamu jangan berpikir tentang pakaian. Nanti aku belikan di sini sesuai dengan kemana kita akan pergi. Ok deal?” ucap Kevin terdengar santai. Senada dengan yang diucapkan Mama.
“Iya, deal,” jawabku, kemudian layar ponselpun menggelap setelah kami say goodbye. Aku tersentak mengingat sesuatu. Bukankah aku memberi tugas ke anak ini? Kok dia belum laporan? Sekali lagi aku menelponnya. Seakan hilang, dia tidak mengangkat telpon.
Pasti dia suda