Bab 502. Aku Hanya Mempercepat
“Semua sudah diselesaikan sesuai arahan,” ucap Desi setelah meletakkan berkas di meja.
Aku mengacungkan jempol, kemudian meregangkan tubuh mengurai penat yang beberapa hari ini mencengkeram. Begitu banyak yang aku pikirnya dan harus diselesaikan, memaksaku mengeluarkan energi dan emosi melebihi ambang batas.
Kalau pekerjaan hanya melihatkan isi kepala, aku sudah biasa. Sedangkan ini aku harus melibatkan hati. Mulai mengatur pembiayaan perusahaan Pak Santoso, pembentukan perusahaan yang akan me