Bab 49. Rencana Hebat
'Tuhan pasti memberikan yang paling tepat buat kita.'
Sempat, aku menyalahkan dengan apa yang terjadi dahulu. Kegagalanku dengan Mas Bram melemparku keluar dari impian yang sudah terajut. Hilang semua keinginan, apalagi cita-cita.
Kosong!
Untung ada Wisnu, anakku, yang membantuku bangkit walaupun tertatih. Aku mulai merajut hatiku yang sudah tercabik-cabik dengan berusaha iklas dan berdamai dengan takdir.
Berusaha bangkit, berdoa dan iklas.
Betul, Tuhan menjawab akan doaku.
Jalanku sudah terl