Bab 479. Usil Tanda Sayang
Kalau tidak saling usil, kedua orang di depanku ini kayaknya kurang lengkap. Sebenarnya aku menunggu berapa lama Amelia mempertahankan aktingnya, dan Mas Suma menahan kesabaran. Sengaja aku berdiam diri, tidak seperti biasanya yang membantu Mas Suma merayu Amelia. Bahkan aku tidak memedulikan panggilan dan tatapan memohon dari suamiku itu.
“Ran ….” Dia menunjuk Amelia yang membelakanginya. Ucapan kata ‘tolong’ tanpa suara, aku jawab dengan menaikkan kedua bahuku. Hatiku tersenyum, saat mendapat