Bab 475. Intuisi atau Halusinasi
“Bodok!”
“Kamu tidak percaya?”
“Tidak,” jawabku cepat menolak pembelaan yang dilontarkan Mas Suma.
Di kepalaku masih lekat bayangan laki-laki norak itu. Dengan kancing kemeja bagian atas terbuka, dia bergoyang sambil mengangkat tangannya yang berisi lembaran uang. Saking semangatnya, perut buncit berwarna kontras dengan kemejanya menyembul. Bahkan tangan-tangan lentik itu mengusap dan seakan bersorak saat lembaran uang itu berpindah tangan.
“Ran. Aku itu buka kancing kemeja saat di mobil. Itu p