Bab 470. Ayah Untuk Wisnu
“Kamu percaya sama aku, kan? Serahkan Wisnu untuk kali ini kepadaku.” Ucapanku yang mengawali pembicaraan dengan Maharani, yang memaksanya berkata ‘iya’.
“Tapi aku mengkawatirkan dia. Zaman sekarang dunia di luar sana tidak bisa diprediksi. Wajah manis dan ramah, belum tentu apa yang ada di kepala dan hatinya sama. Wisnu__”
“Ran. Wisnu sudah dewasa. Walaupun dia belum mengerti sepenuhnya tentang kehidupan, sekarang sudah waktunya dia tidak terlalu dikawatirkan. Biarkan dia menjadi kuat dengan s