Bab 464. Adu Kepintaran
Adu kepintaran jangan dengan wanita, apalagi menantang soal ketelitian.
Laki-laki tidak bakal akan menang. Walaupun menangpun, hanya karena kerelaan lawan dengan menunjukkan kepintaran pura-pura kalah.
“Jadi sebenarnya kemana saja, Kak Wisnu?” Tatapan menyelidik Mama membuatku begidik. Isi kepala yang biasanya encer, membeku seketika. Aku tidak tahu harus menjawab apa.
“Ran. Wisnu tadi ke bank,” sahut Papi Suma membuatku terbelalak. Duh! Kenapa Papi justru berkata jujur?
“Kenapa harus ke ban