Bab 447. Aku Menyakitinya?
Hati yang sempat berbunga sekarang layu kembali. Bahkan hati ini pun memanas. Kecemburuan yang sebenarnya bukan hakku, menyeruak begitu saja.
Aku seperti lelaki tidak tahu diri. Meletakkan keegoan pada seseorang yang sudah aku baikan.
Sadar.
Aku sadar benar. Namun, kenapa hati ini tidak bisa diajak kompromi?
Lukas datang. Dia tergesa. Terlihat dari keringat membasahi wajahnya, dan napas yang terengah-engah.
"Aku berusaha menghubungimu. Tapi ponselmu jarang aktif," seru Lukas sambil mengambi