Penghiburan pemulihan berhasil. Tidak ada lagi sisa kecewa di wajah Amelia. Justru dia terlihat lebih bersemangat. Pagi-pagi dia sudah menggedor pintu kamar Wisnu. Katanya, mereka sudah janjian untuk lari pagi.
“Ayo, Kak Wisnu! Kita harus semangat!” seru Amelia sambil mendorong tubuh Wisnu yang masih loyo. Aku tahu, dia tadi malam begadang dengan Mas Suma. Suamiku masuk kamar sekitar jam dua malam.
Aku tahu, karena tidak bisa tidur sebelum mendapat jawaban dari dia tentang doa yang dilayangkan