Ada keraguan yang tersirat di wajah Amelia. Matanya mengerjap dan bibir bergerak seakan melontarkan kata-kata, tetapi ditelannya kembali.
“Siapa orang yang mengirim pesan ini. Teman kakak?”
Dia masih bergeming. Tidak bersuara. Hanya helaan napas dan kedua tangan menyatukan ujung-ujung jari dengan gerakan mengetuk, pertanda dia memikirkan sesuatu.
“Ada apa, Kak Amel? Cerita pada Mama.” Tanganku menangkup kedua lengannya. Menatap dan mengangguk untuk menyakinkan dirinya.
“Mama tidak marah?”
Aku m