Bab 338. Menunggui
Paginya, Mas Suma hanya beranjak saat membersihkan diri. Bik Inah sudah membawa perlengkapan untuk berganti pakaian, termasuk makanan rumah.
“Makan dulu, Mas. Sedikit tidak apa-apa,” ucapku setelah mendapati di keluar dari kamar mandi. Aku menyiapkan makanan yang dibawa Bik Inah. Wisnu dan Amelia yang tidak pulang pun sudah bersiap.
“Kalian makan saja dulu. Aku melihat Mami lagi,” ucapnya kemudian meninggalkan ruangan.
Aku mendesah, menatap mereka berdua yang juga terlihat lesu. Memang, mereka