Bab 276. Yang di Pikiran
Tangan ini masih menggenggam ponsel, walaupun sudah bergelung dalam selimut. Panggilan telpon dariku tidak diangkat oleh Mas Suma. Aku kirim pesanpun tidak dibaca, apalagi dibalas. Sibuk pekerjaan apa, sih dia?
Seakan berkejaran dengan jarum jam, aku berusaha menghubunginya. Namun, tidak ada balasannya. Sedangkan waktu yang diberikan Nyonya Besar semakin tertinggal hitungan detik.
“Mama….Mama?” suara Amelia sambil mengetuk pintu.
Aku tahu, ini pasti jebakan. Kalau aku menyahut, pertanda aku b