Bab 232. Masa Depan Wisnu
POV Maharani
Lega. Itu yang aku rasakan saat ini. Tugasku mempertemukan Amelia dan ibu kandungnya sudah terlaksana. Kelanjutannya, tergantung pada Dewi untuk memanfaatkan hubungan yang mulai dekat ini.
“Terima kasih ya, Ran.” Mas Suma merengkuhku dan mencium keningku.
“Mas, ini di tempat parkir. Tidak enak sama Satpam.” Aku mendorongnya pelan, tapi tangannya justru dipererat. Kalau Amelia dan Wisnu sudah biasa. Mereka hanya tersenyum, kemudian bergegas masuk mendahului kami.
“Mereka pura-pur