Bab 146. Selamatkah dia?
Mataku terbelalak, jantungku berdetak lebih kencang. Sekuat tenaga aku berteriak dan loncat ke arahnya.
"Raniiiiiiiiii ...!"
Tanganku menggapai dan berhasil menariknya. Dia terkulai terbenam dipelukanku.
"Rani, Ran!" panggilku untuk menyadarkannya. Aku menggoncang tubuhnya.
Tiba-tiba terbersit cahaya menyilaukanku. Semakin terang dan membuatku terpejam. Samar terdengar ada yang memanggil namaku.
"Suma ... sadar! Suma!"
Aku mengerjapkan mata dan terlihat dr Hendra di depanku.
"Hendra! Rani! Ma