Bab 112. Pembicaraan Pagi
Hmm …. Aku tersenyum di sela aktifitas pagi ini, teringat bagaimana kami berdua tadi malam yang seakan lupa akan usia yang tidak muda lagi. Tak ubahnya pengantin baru yang sedang mabuk kepayang, aku menunggu suami dengan segala persiapan lebih sebagai ‘kucing garong’.
Semua sudah ada di cek list, mulai dari rambut sampai ujung kaki sudah dibaluri wewangian yang dia suka, termasuk baju yang kurang bahan.
“Sudah tidak sabar menunggu, ya? Aku pun demikian,” bisiknya sambil meraih tubuh ini, setela