Bab 103. Sudah di Ubun-Ubun
Para remaja memikirkan hal taksir menaksir, pusingnya seperti mikir negara. Anak-anak ini membuatku tersenyum dengan tingkahnya ini.
"Kak Amel, memang Rangga anaknya seperti apa? Kok sampe buat rebutan seperti itu? Cerita dong, tentang Rangga," kataku merayu.
Amelia terhenyak dari keterdiamannya dan menatapku lekat. Kemudian dia tersenyum dan mulai bercerita.
"Rangga itu anak tunggal, Ma. Papanya tentara dan mamanya ibu rumah tangga. Dia sering ditinggal berdua saja sama mamanya kalau papanya