"Aku menerima talak mu Mas."
Satu butir air mata jatuh di pipinya, Kinanti mengusap dada yang terasa sesak.
Sesak bukan karena, kesal tetapi, kasihan akan nasib anaknya yang tak pernah bisa merasakan keluarga yang utuh layaknya anak di luar sana.
Mata nanar Kinanti terus menatap punggung Adam, sesaat sebelum benar-benar masuk ke dalam mobil Adam kembali menatap Kinanti yang kini berdiri di ambang pintu depan menggendong bayi nya yang malang.
Sedetik kemudian Adam benar-benar pergi, menghilang d