"Adam, ini semua ada penjelasan nya."
Sayangnya Adam tak perduli, segera naik ke dalam mobilnya dan pulang menuju rumah, saat Adam sampai, mobil Renata juga ikut masuk kemudian turun dengan berlari secepat mungkin menyusul Adam yang sudah lebih dahulu masuk ke dalam kamar.
"Adam tolong dengarkan aku," Renata masih mencoba untuk bernegosiasi, rasanya ini tidak adil sebab tidak semua permasalahan murni dari dirinya.
"Apa lagi yang harus aku dengar! Tentang mu dan Zidan yang pernah bermain di bela