"Sayang kamu mau kemana lagi?"
"Aku ada urusan sebentar, udah beberapa hari kita liburan, aku banyak menelantarkan pekerjaan ku, aku pergi dulu."
Baru saja keduanya sampai di rumah tapi, Adam sudah berpamitan lagi untuk alasan pekerjaan.
"Adam, ini sudah malam, besok bisa, kan?"
Renata menatap Adam yang sudah duduk di kursi kemudi dengan pintu mobil yang masih terbuka.
"Tidak bisa, Dokter Zidan ternyata menghubungi ku semenjak kemarin, barusan juga dia menelpon menanyakan beberapa data pasien.