Sarah mendadak menghentikan langkah kakinya saat berada di depan pintu utama rumah milik kedua orang tua Dava.
Membuat Dava pun ikut berhenti melangkah dan melihat Sarah.
"Ayo masuk."
"Pak Dava, Sarah tunggu di luar aja, kali ya."
Dava pun bingung mendengar keinginan Sarah, lagi pula tidak mungkin juga dirinya berada di luar bukan?
"Kenapa?"
"Nggak papa, sih, Pak. Cuman, Sarah segan aja."
"Segan?" alasan yang konyol menurut Dava, "kita akan menemui Mami, ayo masuk!" tanpa menunggu jawaban dari