Degh!
Sejenak Sarah merasa tidak dapat menahan rasa bingung yang melanda.
Bagaimana tidak, karena kini dirinya melihat seorang pria yang bernama Dava duduk di hadapannya.
Itu bukan wajah Hilman, seorang pria yang seharusnya kini sudah menjadi suaminya.
Tapi Sarah pun kembali melihat dengan tatapan pasti, mata yang melebar, memastikan apakah dirinya yang salah dalam melihat wajah seseorang.
Mungkin karena dirinya ada sedikit perasaan untuk Dava, meskipun sebenarnya sudah tidak berharap sama sek