"Baiklah begini saja, mau mu sekarang apa asal bisa menerima maaf ku?" Tanya Adam dengan serius.
Kinanti membuang pandangannya kesal pada Adam yang tidak memiliki pendirian.
"Kamu mau kita bercerai begitu kan?" Tanya Adam dengan susah payahnya.
Kinanti beralih menatap Adam kembali, menatap wajah pria yang tidak tahu apa yang sebenarnya di inginkan nya.
"Baiklah, tapi sampai anak itu lahir, aku akan menepatinya, asal kamu mau memaafkan aku."
"Kau tidak menepati janji mu, antara apa yang kau kata