"Aku besar begini di katakan tuyul, dasar dosen nggak ada etika!" seru Sarah dengan penuh kekesalan.
Sedangkan Ferdian dan juga Zahra hanya terdiam melihat dua orang di hadapannya.
Sesaat kemudian keduanya pun saling pandang, seakan berbicara dalam diam.
"Apa Papi memikirkan sesuatu?" tebak Zahra.
Ferdian pun menjawabnya dengan anggukan kepala, sebab memang ada yang terlintas di benaknya.
"Apa pikiran kita sama?" tanya Zahra lagi.
"Mereka seperti mengingatkan kita pada jaman dulu," jawab Ferdia