"Mas?"
"Sayang, Kakak mu itu yang salah!"
"Kakak ku?" tanya Nada semakin emosi menjadi-jadi emosinya, "dia juga jadi Kakak kamu, karena sudah menikahi aku!" papar Nada.
"Adik ipar minta maaf pada Kakak mu ini, apa yang dikatakan oleh istri mu itu benar," kata Fikri merasa dirinya ada di atas angin.
"Enak aja!" Tama tak mau sampai saat ini pun juga meminta maaf pada Fikri.
"Kakak juga boleh minta maaf pada adiknya," kata Mentari.
Membuat senyuman di bibir Fikri seketika itu langsung memudar seke