Tama pun memutar gagang pintu, kemudian mendorongnya dengan perlahan.
Tampak Nada sedang berbaring sambil menunggu arah pintu hingga tak melihat kehadirannya.
Sesaat kemudian Tama pun menutup pintu kembali, menatap Nada yang masih saja berbaring di sana.
"Bunda, Nada haus," kata Nada yang menyadari ada seseorang yang masuk ke dalam kamarnya, hanya saja dirinya mengira jika itu adalah Kinanti.
Tama pun melihat mineral yang ada pada meja, kemudian memberikan pada Nada.
Hingga akhirnya Nada pun me