"Dok, gugurkan saja kandungan saya," kata Nada.
Nada yang baru saja sadarkan diri mendengar apa yang dikatakan oleh Dokter pada Sarah.
Terlalu stres bahkan kandungannya terlalu lemah, membuat Nada semakin merasa bersalah.
Untuk apa mempertahankan janin itu jika hanya untuk mengajaknya pada sebuah penderitaan semata.
Bahkan Ayahnya saja tidak perduli pada anak tersebut, meskipun sebenarnya Tama tidak tahu kehamilan Nada saat ini.
Nada tak mau membuat anaknya ikut merasa kesedihan yang dia rasaka