"Nada!" teriak Tama dengan suara yang menggelegar.
Sesaat kemudian Tama pun menjatuhkan botol minuman ada di tangannya, kemudian berlari dengan secepat mungkin.
Masuk pada kerumunan orang yang sedang melihat seorang wanita yang menjadi korban kecelakaan.
Tapi, yang menjadi korban bukan Nada melainkan Keyla.
Tama pun tidak mengerti mengapa itu bisa terjadi, sebab dirinya terlalu fokus melihat Nada. Seorang wanita yang sangat di rindukannya.
Beberapa saat yang lalu, Keyla melihat apa yang membuat