"Aku harap kau tidak menyia-nyiakan kesempatan ini," kata Fikri.
Kini keduanya duduk di gazebo kayu tepatnya terletak di bagian belakang rumah, keduanya tampak diam di sana dengan pikiran masing-masing.
Menurut Fikri terlalu berkeras pun percuma saja, sebab Nada pun tampak begitu ingin bersama dengan Tama.
"Terima kasih, aku berjanji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," jawab Tama penuh kebahagiaan.
Tentunya Tama sangat bahagia, karena kini semuanya perlahan menjadi lebih baik.
Hingga akh