Kali ini Nada tidak marah saat Tama mengetuk kepalanya, melainkan tersenyum dan merasa malu.
"Nada salah ya, Om?"
Tama hanya bisa diam saat Nada bertanya demikian, jika pun salah mungkin di mata seorang Tama Nada adalah wanita yang paling benar.
Bahkan tidak boleh ada yang menyalahkan wanitanya tersebut diluar sana.
Jika pun ada yang menyalahkan wanitanya itu tidak lain hanya dirinya sendiri saja yang berhak, namun tidak.
Nada terlalu bersinar di matanya, melekat di hatinya dan begitu hangat di