Setelah Nenek Fatimah pergi, Fikri pun menghampiri Mentari.
Duduk di samping Mentari.
"Kok kayaknya cemberut banget?" Fikri tentu saja bingung melihat perubahan wajah Mentari yang mendadak murung.
"Mas, minta nomer ponselnya dong. Besok mau tau jam berapa datang bawa pecel nya," kata wanita tersebut dengan alasan yang mungkin tidak masuk akal.
"Kasih aja tu!" Mentari pun bangkit dari duduknya, kemudian berjalan pergi.
Fikri tidak tahu ada apa dengan Mentari, hingga ia pun memilih untuk menyusul