"Kamu serius mau batalin pernikahan itu?"
"Aku sangat serius," Diva pun mengangguk dengan pasti, dirinya tidak ingin menjadi penghalang antara Mentari dan Fikri.
Jika pun membenci Fikri tidak selayaknya Mentari juga mendapatkan hukuman.
"Tapi undangan pernikahan mu dan Fikri sudah disebar," kata Kenan lagi.
"Tidak masalah, aku tidak mau kisah Bunda Kinan terulang kembali, berganti dengan versi cerita kita di masa kini," kata Diva lagi dengan yakin.
"Apa kau tidak malu batal menikah?"
"Ya udah,