Fikri pun berdiri di atas anak tangga terakhir, tatapannya lulus ke depan.
Menyaksikan banyaknya tamu yang sedang berdansa. Bola mata elangnya terus mencari seseorang.
Seorang wanita yang bernama Mentari, bukan Diva, yang padahal sudah menjadi tunangannya sendiri.
Sampai akhirnya menemukan yang dicarinya, Mentari berdansa bersama dengan Kenan.
"Apakah calon suamiku ini ingin berdansa dengan ku?" Goda Diva.
Diva tersenyum bahagia puas melihat wajah Fikri yang menahan kemarahan.
Tentu saja Fikri