Beberapa saat kemudian, Adam membuka semua peralatan medis yang terpasang pada tubuh Renata.
Tidak ada lagi yang tersisa, semua benar-benar dilepaskan.
Perlahan kain ditarik untuk menutupi seluruh tubuh wanita yang dicintai Zidan itu.
Zidan pun tersentak melihatnya, Zidan cepat-cepat bangkit dari duduknya dengan perasaan bertanya-tanya.
Kemudian terdengar suara tangisan.
Semuanya berada di sana entah sejak kapan, menangisi Renata.
Terutama Sindi menangis tersedu-sedu tiada henti setelah dokter