"Mommy," Mentari bersorak gembira melihat kepulangan kedua tangannya.
Beberapa hari tidak bertemu tentu membuat kerinduan yang begitu mendalam.
Renata pun memeluk putrinya dengan erat, menciumi pipi, hidung, kening dan bibir putrinya dengan penuh kerinduan.
"Tari kangen."
"Mommy, juga kangen banget."
Kemudian Mentari beralih memeluk Zidan, "Daddy nggak kangen Tari?"
Zidan pun tersenyum melihat putrinya, kemudian mengangkat Mentari.
"Kangen sekali," kata Zidan dan menciumi wajah putrinya.
"Bagai