Adam pun sampai bersama dengan Kinanti, keadaan Renata benar-benar memprihatinkan saat ini.
"Sebaiknya kita bawa ke rumah sakit," kata Adam memberikan solusi, bagaimana pun di rumah sakit semua lebih mudah.
Alat juga dapat digunakan saat benar-benar membutuhkan seperti sekarang ini.
"Aku nggak mau, tolong kasih obat pereda rasa sakit ini aja. Aku mohon," Renata pun menggeleng menolak dibawa ke rumah sakit.
"Renata, muka mu saja sangat pucat. Bibir mu sudah seperti mayat hidup," Kinanti pun ikut