Setelah memastikan bahwa Zahra sudah lebih baik, Kinanti dan Adam pun berpamitan pulang.
Mereka akan kembali esok hari, agar Zahra bisa beristirahat dan segera pulih.
Setelah Kinanti dan Adam pulang, Zahra pun terlelap.
Terbangun di saat hari sudah sore, dan melihat Ferdian sudah terlelap di kursi sambil menelungkupkan kepalanya pada sisi brankar yang menjadi tempat Zahra berbaring.
Sejenak Zahra terdiam menatapnya, melihat Ferdian selalu sabar menghadapinya membuat hati Zahra terketuk.
Mungkin