Renata tidak ingin terus dalam kesedihannya, hingga memilih keluar dari zona menyedihkan tersebut.
Menutup luka lama dan membuka lembaran baru penuh kebahagiaan.
Semoga saja.
"Kamu udah pinter ngelawak ya," Zidan yang tengah serius berbicara malah tertawa terbahak-bahak melihat ulah Renata yang aneh.
"Aku ngantuk, katanya besok mau jalan-jalan. Kok aku di ajak ngomong terus!"
"Abis aku ajak bikin adik buat Mentari kamu enggak mau!"
"Zidan!" Renata berbalik memunggungi Zidan, rasanya aneh jika me