"Tidak masalah, ayo tanya," Kinanti pun menyetujui, mungkin ada hal yang mengganjal sampai akhirnya Serena memilih bertanya saat ini.
"Boleh ya Abang," Serena pun menyenggol Bayu yang duduk di sampingnya.
"Caelah, panggil Abang," Kinanti benar-benar tidak dapat menahan tawa.
Seketika ingatan pertengkaran antara Serena dan Bayu membayang di benaknya, rasanya seperti geli-geli lucu hingga membuatnya merinding.
"Sekarang Abang, dulu......" ejek Zahra menimpali, menirukan suara Serena yang memanggil