"Iya, nanti aku manggil kamu Ayah. Manggil Kinan, Bunda," seloroh Renata.
"Ahahahhaha," Tawa kian menggelegar setelah ucapan sederhana yang di lontarkan Renata.
Lama sekali tidak bertemu dan bertutur sapa seperti saat ini, setelah pernikahan terjadi semua hilang tidak seperti saat bersahabat dulu.
"Aku kok geli ya di panggil kamu Bunda," Kinanti pun menimpali sering dengan tawa kecil.
"Aku yang juga aneh mendengarnya," ujar Ferdian, yang dari tadi hanya diam saja.
"Ya, kan, lucu aja. Masa iya a