"Ya, dia memang anak mu. Tapi, kamu mengharapkan kematian nya."
Renata belum bila melupakan saat Zidan terus mengatakan bahwa janinnya tak akan bertahan lama, dirinya yang tengah mengandung terus saja di anggap mandul.
Sekalipun sudah jelas tengah mengandung, bahkan yang lebih anehnya Zidan secara tak langsung seakan tidak menginginkan anak nya sendiri.
Salahkan jika Renata lebih memilih untuk tetap diam dan mengikuti keinginan Irma dan Sindi.
"Aku Ayahnya! Kenapa malah mengatakan bahwa kau sud