Bayu terbangun dari tidurnya, melihat jam dinding yang menunjukkan pukul tiga subuh.
Mungkin karena, obat yang diberikan oleh Serena membuatnya terlelap dan beruntung rasa mulesnya sudah hilang.
Tanpa sengaja matanya melihat Serena yang terlelap di sampingnya, tiba-tiba mata Bayu melihat Serena bangun dan mencium bibirnya.
Bayu pun shock dan tersadar itu hanyalah khayalan saja.
Entah mengapa kini pikirannya semakin kacau, semakin berdekatan dengan Serena semakin membuatnya aneh.
Belum lagi Ser