Hari-hari terus berlalu Adam kini lebih memperhatikan keadaan Kinanti, bahkan ini sudah menjadi malam yang ke empat Adam menemani Kinanti makan malam.
"Kamu mau makan apa?"
Kinanti tersentak saat keluar dari kamar langsung di suguhkan dengan pertanyaan.
Adam tersenyum melihat reaksi Kinanti, sebenarnya Adam sudah menunggu Kinanti keluar dari dalam kamar untuk makan malam sejak tadi.
"Anda di sini tuan?"
Pertama kalin