"Mana?!"
"Mama!"
Hampir saja jantung Serena copot karena, Mala datang tiba-tiba. Belum selesai keterkejutan terhadap Bayu barusan, kini harus kembali terkejut karena Mala.
Beruntung jantungnya buatan Tuhan, jika buatan manusia sudah pasti harus di perbaiki sebab, berulangkali terguncang.
"Hehehe, maaf," Mala cengengesan, tapi matanya mulai mengarah pada benda yang di pegang Serena.
Yakin benda tersebut adalah pesanannya, artinya rencana akan berjalan. Biar saja di anggap mertua aneh, asalkan r