"Aku tahu, aku pernah melakukan kesalahan-"
"Bagus kalau kau sadar!" Timpal Zidan dengan cepat.
"Tapi aku juga manusia biasa, aku bisa khilaf dan bisa berubah 'kan? Tolong beri aku kesempatan," lirih Renata.
Zidan tersenyum miring menetap Renata.
"Awalnya kamu bersama Adam. Setelah Adam pergi kamu bersama ku dan Adam kembali kamu meninggalkan aku, membuang ku begitu saja. Sekarang kamu berkorban untuk Adam juga, menikah dengan ku untuk membuat Adam bahagia bersama dengan Kinanti! Kau pikir paka