Kinanti mencari keberadaan Fikri, sampai di ruang tamu dirinya melihat anaknya bermain bersama dengan Davina, Sarah dan Agatha.
Fikri terlihat bahagia, sesekali tangannya menarik-narik rambut Davina hingga sang empu menjerit kesakitan.
"Sayang, jangan begitu. Kasihan Kakak."
"Mbak Kinan, Fikri nakal," Davina menghambur ke pelukan Kinanti, mengadu seakan dirinya sangat kesakitan.
"Ya ampun, kasihan sekali," Kinanti memeluk Davina dan menggosok-gosok kepala bocah tersebut, "Fikri kita pulang yuk.