Kesibukan Zidan begitu padat, hingga sulit sekali untuk membuat janji dengannya akhir-akhir ini.
Melonjaknya jumlah pasien membuatnya kadang sampai kewalahan.
Akan tetapi, dirinya sangat bertanggung jawab atas pekerjaannya. Sehingga semua terasa lebih ringan sekalipun sedikit melelahkan.
Saat waktu jam istirahat Zidan duduk bersantai sejenak, merilekskan sejenak otot-otot tubuhnya yang menegang.
Sambil berpikir untuk mendapatkan asisten yang baru, hingga bisa meringankan sedikit pekerjaannya.