Tak kuat lagi berlama-lama hanya menatap dari kejauhan, Adam seketika turun dari mobilnya dan berjalan menuju rumah kontrakan Kinanti.
"Fikri, udah mamam?" Bayu terus bersenda gurau dengan bayi mungil itu, sesekali bayi itu tertawa hingga membuat perasaan bahagia.
"Udah dong, Om," jawab Kinanti seolah Fikri yang menjawabnya.
"Dokter Adam?!" Serena yang keluar tanpa sengaja melihat Adam berjalan semakin mendekat.
Kinanti dan Bayu langsung melihat arah tatapan Serena.
Kinanti tidak tahu apa maksu