Mundo ficciónIniciar sesiónBab 8
Bola mata Mayang tampak berputar, kelihatan seperti ia sedang mencari alasan.
"Aku mau ke dokter gigi, Mas. Maaf ya, selama ini aku perawatan gigi nggak bilang-bilang," sahut Mayang. Mataku menyipit sambil memegang kedua pipinya, lalu kubuka rongga mulutnya.
"Mana? Nggak ada gigi yang ditambal, ngerawat apanya, Sayang?" tanyaku keheranan. Pipinya aku remas sambil becanda dengannya.
"Mas, perawatan gigi memang harus ada yang ditambal?" tanya Maya