POV Mathilda
"Terima kasih sudah mengundangku ke bungalow-mu—dan maaf jika yang bisa kutawarkan hanya jus jeruk dan pasta."
Frank tersenyum manis saat ia menyuap makanan lagi. Sejujurnya, ini adalah sarapan paling menyenangkan yang pernah kurasakan bersama seorang pria.
Bayangkan saja jika ini terjadi dengan Fredric—aku mungkin akan pingsan selama berhari-hari.
"Ini sudah lebih dari cukup," ucap Frank dengan hangat. "Kau tidak perlu mengeluarkan apa pun. Kau membantuku tanpa mengharapkan balasa