POV Mathilda
Aku dan Fredric tiba di rumah sakit hampir satu jam setelah menerima kabar itu.
Kemacetan menahan kami di jalan, dan setiap menit yang berlalu semakin menggerogoti ketenanganku. Aku diliputi kepanikan, mati-matian menunggu kabar tentang kondisi Ayah.
Mrs. Rosa tidak menelepon lagi.
Dan keheningan itu justru membuat ketakutanku semakin besar.
Dalam hati aku terus berdoa.
Atau lebih tepatnya, memohon.
Memohon agar Tuhan tidak memberikan satu lagi kenyataan kejam dalam hidupku.
“Mathi